Sabtu, 04 April 2020

Keanekaragaman Invertebrata


FILUM ARTHROPODA
Disusun guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Keanekaragaman Invertebrata
Dosen pengampu: Dr. Hj Enggar Utari, M. Si.


Nama              : Nur Afria Ningsih
NIM                : 2224180016
Kelas               : 4 B



JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
2020






A.    Filum Arthropoda
Filum Arthropoda (arthro = sendi atau ruas; poda = kaki atau juluran) Jadi, arthropoda berarti hewan yang kakinya beruas-ruas. Filum Arthropoda termasuk dalam golongan makhluk hewan yang paling besar di dunia ini. Diperkirakan lebih dari 80% dari seluruh jenis hewan sekarang ini adalah Arthropoda, menghuni semua jenis habitat yang ada, baik terestrial maupun akuatik. Karakteristik utamanya ialah memiliki tubuh beruas-ruas dengan sepasang kaki disetiap ruas tubuhnya.

B.     Ciri Umum Dan Ciri Khusus Filum Arthropoda
Ciri Umum
Ciri Khusus
Tubuh dan kaki bersegmen,
Sistem saraf tangga tali,
Eksoskeleton (dinding tubuh) berkitin dan bersegmen,
Tubuh dibungkus oleh zat kitin,,
Bernafas dengan permukaan tubuh, insang dan trakea,
Mempunyai appendage yang beruas,
Alat mulut beruas dan dapat beradaptasi untuk makan,
Memiliki bentuk tubuh bilateral simetris,
Alat pembuangan melalui pipa panjang pada rongga tubuh,
Tubuh terdiri atas beberapa ruas dengan kaki yang melekat pada ruas tersebut,
Alat pencernaan makanan berbentuk tabung, terletak di sepanjang tubuh.
Coelom pada hewan dewasa berukuran kecil dan merupakan suatu rongga berisi darah disebut homocoel.

C.    Kelas Pada Filum Arthropoda
a    a. Kelas Arachnoidea
Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
1. Tubuh terdiri atas sefalotoraks dan abdomen.
2. Mempunyai empat pasang kaki.
3. Tidak mempunyai sayap.
4. Tidak mempunyai antena.
5. Perangkat mulut terdiri dari sepasang khelisera dan sepasang pedipalpi.
Contohnya: Laba-laba (Nephila maculata)
Klasifikasinya yaitu:

Kerajaan     : Animalia
Filum          : Arthropoda
Kelas          : Arachnoidea
Sub kelas     : Arachnida
Ordo           : Araneae
Famili        : Nephilidae
Genus         : Nephila
Spesies       : Nephila maculata

b. Kelas Crustacea
Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
1. Tubuh terbagi atas kepala, toraks dan abdomen. Kepala dan toraks sering menyatu menjadi sefalotoraks.
2. Pada kepala terdapat dua pasang antena serta perangkat makan yang terdiri dari sepasang mandibula, dua pasang maksila dan sepasang maksilipeda.
3. Toraks terdiri dari segmen-segmen yang jelas dan tiap segmen dilengkapi dengan sepasang embelan (lanjutan).
4. Abdomen terdiri dari segmen-segmen, dengan atau tanpa embelan.
5. Segmen pada bagia perutumumnya sempit.
Contohnya: Udang windu (Penaeus monodon)
Klasifikasinya yaitu:
Kingdom    : Animalia
Filum          : Arthropoda
Kelas           : Crustacea
Sub kelas     : Malacostraca 
Ordo            : Decapoda
Famili          : Penaeidae
Genus          : Penaeus
Spesies        : Penaeus monodon

      c. Kelas Chilopoda
Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
1. Tubuh panjang dan bersegmen banyak.
2. Tiap segmen tubuh dilengkapi dengan kaki.
3. Perangkat mulut terdiri dari tiga pasang embelan yaitu sepasang mandibula, sepasang maksila pertama dan kedua.
4. Mempunyai antena yang panjang.
Contohnya: Kelabang (Scolopendra sp.)
Klasifikasinya yaitu:

Kingdom    : Animalia
Filum          : Arthropoda
Kelas          : Myriapoda
Sub kelas    : Chilopoda
Ordo           : Scolopendromorpha
Famili         : Scolopendridae
Genus         : Scolopendra
Spesies        : Scolopendra sp.

      d. Kelas Insecta
Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
1. Tubuh terbagi atas kepala, toraks dan abdomen.
2. Mempunyai sepasang sayap kecuali Anoplura, Mallophaga dan Siphonaptera.
3. Mempunyai sepasang antena.
4. Mempunyai tiga pasang kaki.
5. Perangkat mulut telah mengalami perkembangan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga dikenal berbagai ragam tipe seperti menggigit/mengunyah, menusuk, menghisap, menyerap dan sebagainya.
Contohnya: Belalang hijau (Oxya chinensis)
Klasifikasinya yaitu:
Kingdom    : Animalia
Filum          : Arthropoda
Kelas          : Insecta
Ordo           : Orthoptera
Famili         : Acrididae
Genus         : Oxya
Spesies        : Oxya chinensis

e. Kelas Onychophora
Ciri-ciri umum kelas ini adalah:
1.    Hewan ini memiliki kutikula tipis.
2.    Tubuhnya tidak bersegmen.
3.    Dinding tubuh berotot.
4.    Terdapat sepasang rahang dan sebaris lubang nephridium.
5.    Panjang tubuh +  5 cm
Contoh: (peripatus juanensis)
Klasifikasinya yaitu:
Kerajaan     : Animalia

Filum          : Arthropoda
Kelas          : Onychophora
Subkelas     : Undeonychophora
Ordo           : Euonychopora
Famili         : Peripetidae
Genus         : Peripatus
Spesies        : Peripatus juanensis

f. Kelas Diplopoda
Ciri-ciri umum kelas ini adalah:
1.    Tubuhnya bulat Panjang.
2.    Terdiri dari 25-100 segmen atau lebih.
3.    Segmen tesusun rapat.
4.    Pada kepala terdapat sepasang antenna yang pendek.
5.    Mulut mempunyai sepasang mandibula (rahang) dan sepasang maksila.
Contohnya: Kaki seribu (Trigoniulus corallinus)
Klasifikasinya yaitu:
Kingdom    : Animalia

Filum          : Arthropoda
Kelas          : Myriapoda
Sub kelas    : Diplopoda
Genus         : Trigoniulus
Spesies        : Trigoniulus corallinus

D.    Peranan Filum Arthropoda Dalam Kehidupan Sehari Hari

a. Secara umum, Arthropoda dapat menguntungkan dalam kehidupan, diantara peranan arthropoda yang menguntungkan yaitu:
1.   Secara biologi, serangga predator sebagai pemberantas hama tanaman. Ini sangat membantu dalam dunia pertanian.
2.   Pada kelas insecta yaitu serangga-serangga yang biasa hinggap di bunga, mereka sangat membantu dalam penyerbukan tanaman.
3.   Kepompong ulat sutra (Bombyx mori) adalah bagian dari arthropoda yang dapat punya kontribusi besar dalam pembuatan kain sutera.
4.   Filum arthropoda pada kelas insecta seperti lebah madu (Apis mellifera) dapat menghasilkan madu yang sangat bermanfaat bagi manusia.
5. Beberapa hewan pada filum arthropoda memiliki kandungan protein yang tinggi seperti udang windu (pemilik nama ilmiah Penaeus monodon), lobster (pemilik nama ilmiah Panulirus homarus), kepiting (pemilik nama ilmiah Scylla serrata), rajungan (pemilik nama ilmiah Portunus), laron dan gangsir.

b. Peranan arthropoda yang merugikan bagi kehidupan, antara lain sebagai berikut:
1.  Rayap adalah jenis arthropoda yang sangat merusak kayu bangunan.
2. Crustacea kelompok Isopoda (Limnoria lignorum) adalah pengebor kayu galangan kapal atau perahu.
3. Caplak penyebab kudis (Sarcoptes scabiei), nyamuk, dan kutu rambut kepala (Pediculus humanus capitis) merupakan parasit bagi manusia.
4.  Nyamuk sangat merugikan bagi manusia karena dapat menyebarkan penyakit contohnya penyakit kaki gajah, demam berdarah, cikungunya dan lain-lain.
5.  Semua larva atau ulat pemakan daun, wereng dan belalang yang merupakan bagian dari arthropoda sangat merugikan karena mereka adalah pelaku utama yang merusak tanaman milik petani. Untuk menghindarinya, kita perlu tahu cara mencegah hama.

Sumber:

Annawaty, NF, dkk. (2017). Keanekaragaman Makrofauna Tanah Pada Lubang Resapan Biopori Yang Diisi Media Limbah Kulit Buah. Jurnal Biocelebes. Vol. (11) 1.

Hadi, Upik Kesumawati. (2010). Pengenalan Arthropoda Dan Biologi Serangga. Parasitologi Dan Entomologi Kesehatan: Fakultas Kedokteran Hewan IPB. http://upikke.staff.ipb.ac.id/files/2010/12/Pengenalan-arthropoda-dan-biologi-serangga.pdf

Rusyana, Adun. (2013). Zoologi Invertebrate (Teori Dan Praktik). Alfabeta: Bandung.

Simbolon, AS, dkk. (2018). Deskripsi Makrofauna Pada Tanah Andisol Di Kabupaten Karo Dengan Berbagai Ketebalan Abu Vulkanik Gunung Sinabung. Jurnal Pertanian Tropik. Vol.   (5) 1.

Syahrin, FA. (2019). Keanekaragaman Ordo Orthoptera (Belalang) Di Kawasan Situs Gunung Padang Cianjur Jawa Barat Sebagai Bahan Ajar Sma. Skripsi(S1) thesis: FKIP UNPAS. http://repository.unpas.ac.id/43784/