FILUM ARTHROPODA
Disusun guna
Memenuhi Tugas Mata Kuliah Keanekaragaman Invertebrata
Dosen pengampu: Dr. Hj Enggar Utari, M.
Si.
Nama :
Nur Afria Ningsih
NIM :
2224180016
Kelas :
4 B
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
2020
A. Filum Arthropoda
Filum Arthropoda (arthro = sendi atau
ruas; poda = kaki atau juluran) Jadi, arthropoda berarti hewan yang
kakinya beruas-ruas. Filum
Arthropoda termasuk dalam golongan makhluk hewan yang paling besar di dunia
ini. Diperkirakan lebih dari 80% dari seluruh jenis hewan sekarang ini adalah
Arthropoda, menghuni semua jenis habitat yang ada, baik terestrial maupun
akuatik. Karakteristik utamanya ialah memiliki tubuh beruas-ruas dengan sepasang
kaki disetiap ruas tubuhnya.
B. Ciri Umum Dan Ciri Khusus Filum Arthropoda
Ciri Umum
|
Ciri Khusus
|
Tubuh dan kaki
bersegmen,
|
Sistem saraf tangga tali,
|
Eksoskeleton (dinding tubuh)
berkitin dan bersegmen,
|
Tubuh dibungkus oleh zat kitin,,
|
Bernafas dengan permukaan tubuh,
insang dan trakea,
|
Mempunyai appendage yang beruas,
|
Alat mulut beruas dan dapat
beradaptasi untuk makan,
|
Memiliki bentuk tubuh bilateral
simetris,
|
Alat pembuangan melalui pipa panjang
pada rongga tubuh,
|
Tubuh terdiri atas beberapa ruas
dengan kaki yang melekat pada ruas tersebut,
|
Alat pencernaan makanan berbentuk
tabung, terletak di sepanjang tubuh.
|
Coelom pada hewan dewasa berukuran
kecil dan merupakan suatu rongga berisi darah disebut homocoel.
|
C.
Kelas Pada Filum Arthropoda
a a. Kelas
Arachnoidea
Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
1. Tubuh terdiri atas sefalotoraks dan abdomen.
2. Mempunyai empat pasang kaki.
3. Tidak mempunyai sayap.
4. Tidak mempunyai antena.
5. Perangkat mulut terdiri dari sepasang
khelisera dan sepasang pedipalpi.
Contohnya: Laba-laba (Nephila maculata)
Klasifikasinya yaitu:
Kerajaan : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Arachnoidea
Sub kelas : Arachnida
Ordo :
Araneae
Genus : Nephila
Spesies : Nephila maculata
b. Kelas Crustacea
Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
1. Tubuh terbagi atas kepala, toraks dan abdomen. Kepala
dan toraks sering menyatu menjadi sefalotoraks.
2. Pada kepala terdapat dua pasang antena serta perangkat
makan yang terdiri dari sepasang mandibula, dua pasang maksila dan sepasang
maksilipeda.
3. Toraks terdiri dari segmen-segmen yang jelas dan tiap
segmen dilengkapi dengan sepasang embelan (lanjutan).
4. Abdomen terdiri dari segmen-segmen, dengan
atau tanpa embelan.
5. Segmen pada bagia perutumumnya sempit.
Contohnya: Udang windu (Penaeus monodon)
Klasifikasinya yaitu:
Kingdom : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Crustacea
Sub kelas : Malacostraca
Ordo : Decapoda
Famili : Penaeidae
Genus : Penaeus
Spesies : Penaeus monodon
c. Kelas
Chilopoda
Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
1. Tubuh panjang dan bersegmen banyak.
2. Tiap segmen tubuh dilengkapi dengan kaki.
3. Perangkat mulut terdiri dari tiga pasang
embelan yaitu sepasang mandibula, sepasang maksila pertama dan kedua.
4. Mempunyai antena yang panjang.
Contohnya: Kelabang (Scolopendra sp.)
Klasifikasinya yaitu:
Kingdom : Animalia
Filum
: Arthropoda
Kelas
: Myriapoda
Sub kelas : Chilopoda
Ordo : Scolopendromorpha
Famili : Scolopendridae
Genus : Scolopendra
Spesies : Scolopendra
sp.
d. Kelas Insecta
Ciri-ciri umum kelas ini adalah :
1. Tubuh terbagi atas kepala, toraks dan abdomen.
2. Mempunyai sepasang sayap kecuali Anoplura, Mallophaga
dan Siphonaptera.
3. Mempunyai sepasang antena.
4. Mempunyai tiga pasang kaki.
5. Perangkat mulut telah mengalami
perkembangan dan penyesuaian sedemikian rupa sehingga dikenal berbagai ragam
tipe seperti menggigit/mengunyah, menusuk, menghisap, menyerap dan sebagainya.
Contohnya: Belalang hijau (Oxya chinensis)
Klasifikasinya yaitu:
Kingdom : Animalia
Filum
: Arthropoda
Kelas
: Insecta
Ordo : Orthoptera
Famili : Acrididae
Genus : Oxya
Spesies : Oxya chinensis
e. Kelas Onychophora
Ciri-ciri
umum kelas ini adalah:
1.
Hewan ini
memiliki kutikula tipis.
2.
Tubuhnya
tidak bersegmen.
3.
Dinding
tubuh berotot.
4.
Terdapat
sepasang rahang dan sebaris lubang nephridium.
5.
Panjang
tubuh + 5 cm
Contoh: (peripatus juanensis)
Klasifikasinya yaitu:
Kerajaan : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas :
Onychophora
Subkelas : Undeonychophora
Ordo :
Euonychopora
Famili : Peripetidae
Genus :
Peripatus
Spesies : Peripatus
juanensis
Ciri-ciri
umum kelas ini adalah:
1.
Tubuhnya
bulat Panjang.
2.
Terdiri
dari 25-100 segmen atau lebih.
3.
Segmen
tesusun rapat.
4.
Pada
kepala terdapat sepasang antenna yang pendek.
5.
Mulut
mempunyai sepasang mandibula (rahang) dan sepasang maksila.
Contohnya:
Kaki seribu (Trigoniulus corallinus)
Klasifikasinya yaitu:
Kingdom : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas
: Myriapoda
Sub kelas : Diplopoda
Genus : Trigoniulus
Spesies : Trigoniulus corallinus
D. Peranan
Filum Arthropoda Dalam Kehidupan Sehari Hari
a. Secara umum,
Arthropoda dapat menguntungkan dalam kehidupan, diantara peranan arthropoda
yang menguntungkan yaitu:
1. Secara biologi, serangga
predator sebagai pemberantas hama tanaman. Ini sangat membantu dalam dunia
pertanian.
2. Pada kelas insecta yaitu
serangga-serangga yang biasa hinggap di bunga, mereka sangat membantu dalam
penyerbukan tanaman.
3. Kepompong ulat sutra (Bombyx mori) adalah bagian dari arthropoda yang dapat
punya kontribusi besar dalam pembuatan kain sutera.
4. Filum arthropoda pada kelas insecta seperti lebah
madu (Apis mellifera) dapat
menghasilkan madu yang sangat bermanfaat bagi manusia.
5. Beberapa hewan pada filum
arthropoda memiliki kandungan protein yang tinggi seperti udang windu (pemilik
nama ilmiah Penaeus monodon), lobster
(pemilik nama ilmiah Panulirus homarus),
kepiting (pemilik nama ilmiah Scylla serrata),
rajungan (pemilik nama ilmiah Portunus), laron dan
gangsir.
b. Peranan arthropoda yang merugikan bagi kehidupan, antara lain
sebagai berikut:
1. Rayap adalah jenis
arthropoda yang sangat merusak kayu bangunan.
2. Crustacea kelompok
Isopoda (Limnoria lignorum) adalah pengebor kayu galangan kapal
atau perahu.
3. Caplak penyebab kudis (Sarcoptes scabiei), nyamuk, dan kutu rambut kepala (Pediculus humanus capitis) merupakan parasit bagi
manusia.
4. Nyamuk sangat merugikan bagi
manusia karena dapat menyebarkan penyakit contohnya penyakit kaki gajah, demam
berdarah, cikungunya dan lain-lain.
5. Semua larva atau ulat
pemakan daun, wereng dan belalang yang merupakan bagian dari arthropoda sangat
merugikan karena mereka adalah pelaku utama yang merusak tanaman milik petani.
Untuk menghindarinya, kita perlu tahu cara mencegah hama.
Sumber:
Annawaty, NF, dkk. (2017). Keanekaragaman Makrofauna Tanah Pada Lubang Resapan Biopori Yang Diisi Media
Limbah Kulit Buah. Jurnal Biocelebes. Vol. (11) 1.
Hadi, Upik
Kesumawati. (2010). Pengenalan Arthropoda
Dan Biologi Serangga. Parasitologi Dan Entomologi Kesehatan: Fakultas Kedokteran Hewan IPB. http://upikke.staff.ipb.ac.id/files/2010/12/Pengenalan-arthropoda-dan-biologi-serangga.pdf
Rusyana,
Adun. (2013). Zoologi Invertebrate (Teori
Dan Praktik). Alfabeta: Bandung.
Simbolon, AS, dkk. (2018).
Deskripsi Makrofauna Pada Tanah Andisol Di Kabupaten
Karo Dengan Berbagai Ketebalan
Abu Vulkanik Gunung Sinabung. Jurnal Pertanian Tropik. Vol. (5) 1.
Syahrin, FA. (2019). Keanekaragaman
Ordo Orthoptera (Belalang) Di Kawasan Situs Gunung Padang Cianjur Jawa Barat
Sebagai Bahan Ajar Sma. Skripsi(S1)
thesis: FKIP UNPAS. http://repository.unpas.ac.id/43784/






